Selasa, 23 Oktober 2012

Tentang MAN

-->
Awal  masuk sekolah MAN
            Awal aku masuk sekolah MAN aku tidak merasakan setitik kebahagiaan yang terpancar dari raut wajah ku, yang kurasakan hanya rasa sedih dan takut saat itu, karena aku tidak memiliki satu temanpun disitu, aku hanya terdiam duduk sendiri rasanya aku seperti orang yang tidak tahu apa-apa.
          Ketika itu semua orang bingung untuk mencari kelasnya masing-masing, begitu juga dengan aku. Aku berkeliling mencari kelas ku. Setelah aku lelah menacari kelas ku yang tak kunjung ku temui tiba-tiba ada seseorang memanggil ku dan ternyata dia masih saudaraku dan dia mengantar ku untuk memasuki kelas ku itu.
          Kelas X_6, itulah kelas yang di beritahukan oleh saudaraku dan aku memasuki kelas itu, sejenak aku tercengang melihat teman-temanku karena tak ada satu orangpun yang ku kenali saat itu, kemudian rasa sedih itu semakin menjadi-jadi, rasa ingin nangis semua menjadi satu dalam diriku dan aku tak tahu harus berbuat apa. Kesediahan ku itu tak dapat ku atasi sendiri.
          Dan ketika pelajaran telah aktiv aku mulai beradaptasi dengan mereka semua, aku mulai berbaur kepada semua teman-teman ku dan aku berkenalan satu-persatu dari mereka. Lambat laun rasa kesedian dan ketakutan itu hilang dengan sendirinya dan akan berganti dengan kebahagiaan yang mungkin jarang sekali ku temui saat itu.
          Dan akhirnya jesedihan itu hilang dengan sendirinya, akupun mersakan kebahagiaan bersama teman-temanku. Dan hingga saat ini pertemanan itu menjadi sebuah keakraban dan persahabatan yang meninggalkan setitik kenagan yang akan di ingat oleh mereka semua yang telah mengajarkan dan memberi arti kehidupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar